Beberapa hari yang lalu sejumlah media di tanah air baik cetak maupun elektronik gencar-gencarnya memberitakan hebohnya 'rivalitas' PSSI dan penyelenggara liga kompetisi sepakbola baru yg namanya LPI (Liga Primer Indonesia). PSSI menuding LPI adalah suatu kompetisi tandingannya ISL yang merupakan liga kompetisi sepakbola yang diasuh oleh kak Seto eh sorry maksudnya PSSI.
PSSI lalu mengklaim bahwa LPI ini merupakan liga ilegal yang tidak punya kekuatan hukum sama sekali atau hanya dianggap sebagai suatu liga tarkam. Surat dari FIFA pun diajukan sebagai bukti untuk menjatuhkan legalitas LPI. Sampai sekarang pun masalah ini belum bisa dijernihkan (kayak minyak goreng aja...he) dan sepertinya memaksa pihak pemrintah lewat Menpora untuk turun tangan dengan statemen-statemen yang berupaya mendamaikan kedua pihak yang berseteru.
Seandainya kedua pihak yang berseteru belum bisa didamaikan, tampaknya jagat persepakbolaan Indonesia bakal menghadapi suatu kondisi yang memprihatinkan (lagi) setelah mengalami euforia piala AFF yang SEDIKIT mengangkat citra persepakbolaan nasional. Rakyat Indonesia sangat berharap pada PSSI agar merombak kepengurusannya yang sepertinya sudah dianggap karatan. Semoga harapan masyarakat Indonesia akan masa depan sepakbola Indonesia yang cerah tidak menguap begitu saja.
NB: DIN, TURUN YA....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar